Selasa, 27 Agustus 2013

Pengalaman TKW Melahirkan di Negeri Arab


REP | 27 August 2013 | 07:06 Dibaca: 545    Komentar: 9    4

www.blusensnetworks.com
Tadi saya sempat ngobrol-ngobrol dengan sesama TKI,biasalah saling berbagi informasi,sebut saja namanya Mas Nandar dari Banten,bekerja sebagai dekor Bunga untuk acara pernikahan,mobil pengantin dan acara pesta lainnya.
Mas Nandar sendiri sudah cukup lama kerja di jeddah dan kebetulan ada anak-istri,istrinya bekerja satu majikan,tapi setiap beberapa hari sekali boleh pulang ke Rumah Kontrakan yang mas nandar sewa.,kebetulan majikanya baik jadi. walau punya anak,masih kecil 3tahunan,tapi boleh diajak sama istrinya di rumah majikan saat istrinya kerja jadi anak ikut istrinya dibawa kerumah majikan,dan status mereka adalah TKI Resmi.
Dari Mas Nandar ini,tadi ada kisah yang cukup memilukan,kisah tentang istri teman Mas Nandar yang akan melahirkan.
Sebut saja Kang Dadang,tidak tahu dari Jabar atau Banten,saya tidak sempat tanya,Kang Dadang ini tki kaburan dan punya istri juga kaburan,jadi menikah di sini.
Dan kebetulan di anugrahi calon anak,singkatnya istrinya hamil dan hendak melahirkan,nah proses melahirkannya ini yang bikin..sport jantung.
Kata mas nandar,istri kang dadang hendak melahirkan di sebuah klinik keluarga yang promosinya hebat banget di jeddah sini,klinik tersebut mengklaim tenaga medis dan paramedisnya dari Indonesia,jadi para tki merasa aman jika datang ke klinik tersebut,karena dilayani oleh tenaga media dan para medis masih satu bangsa.
Termasuk klinik tersebut rajin /sering menyebarkan brosur ke toko-toko Indonesia dan tempat-tempat lainnya dimana komnitas TKI pada ngumpul dll,dalam brosur tersebut dicantumkan melayani juga persalinan alias menerima ibu yang hendak melahirkan.
Salah satu pasiennya adalah istri Kang dadang ini,sayang kali ini proses melahirkan di klnik tersebut hampir berakibat fatal,istri kang dadang terjadi banyak pendarahan,dansayangnya  hanya ditangani oleh perawat yang tidak profesional,dokternya juga sepertinya kurang profesional,terbukti sampai gagal menangani pasien istri kang dadang ini.
Yang menyedihkan,sudah memuat iklan sanggup menangani pasien ibu melahirkan,tapi ketika terjadi pendarahan..tidak mampu mengatasinya dan parahnya tidak pula punya mobil ambulan,jadi istri kang dadang akhirnya di bawa keberbagai Hospital,tapi ini rujukannhya juga salah.
Karena status kang dadang dan istrinya yang ilegal,akhirnya Hospital  di Jeddah banyak yang meminta surat pengantar dari kafil/boss.darimana kang dadang punya surat dari kafil sedang dia statusnya adalah TKI ilegal.
Untunglah setelah 2jam dalam taxi/kendaraan,walau istrinya sudah pingsang kehabisan darah,nyawanya masih bisa diselamatkan disalah satu Hospital di Jeddah.
Ini saja caranya nekad saja,kata mas nadar..langsung dibawa ke ruang gawat darurat disalah satu hospital, setelah ditolak di berbagai Hospital karena harus pakai surat dari kafilah inilah..!
Dan Allhamduillah anak dan bayi yang dilahirkan selamat,
Saya yang mendengar akan hal ini,jengkel banget dengan ulah kang dadang,karena sudah tau statusnya ilegal dan istri hendak melahirkan tapi tidak survey  dimana Rumah sakit yang bagus dan tidak berbelit,melayani ibu melahirkan.
Memang kata kang dadang polklinik keluarga tersbut katanya bagus,jadi dia percaya saja,sayangnya..kang dadang tidak survey langsung kesana,sebelum hari H.
Istri mau melahirkan kok buat coba-coba dan tanpa persiapan yang matang,akhirnya begini..nyawa menjadi taruhannya..!
Terus pihak poliklinik,juga seharunya punya link ke Hospital yang canggih,jika gagal menangani pasien tersbut,jangan sampai pasien malah mencarai sendiri kesana kemari setelah gagal ditangani oleh poliklinik keluarga tersebut,apalagi pasien dalam keadaan pendarhan hebat,nyawa orang kok buat main-main..!
Wassallamah..!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar